Apakah Diet Tanpa Karbohidrat Beneran Efektif ?

Hai para pejuang berat badan ideal! Hari gini dietnya masih gak boleh makan nasi ? Atau gak boleh juga makan roti, kentang, jagung, dan teman-teman karbohidrat ? 

Yah, pasti pas diet jadi suka ngiler kan karena kepengen juga? Nah, sekarang mendingan kita cerita lagi tentang zat gizi yang juga jadi temannya tubuh kita, yaitu karbohidrat. 

Karbohidrat adalah zat gizi yang berperan sebagai sumber energi utama untuk tubuh manusia. Seseorang yang sedang menjalankan diet atau mengelola pola makan itu bukan berarti harus selalu mengurangi jumlah makanan atau bahkan sampai mengikis habis salah satu komponen zat gizi untuk memperoleh berat badan ideal. 

Peran utama karbohidrat aja udah begitu besar, lalu apa kabar tubuh kita jika kita meniadakan karbohidrat tersebut dalam asupan harian kita ? Pada akhirnya, tubuh akan terasa lemas, sulit fokus, tidak dapat belajar, bekerja, dan menjalankan aktivitas lain dengan baik. Bahkan, hal ini bisa menyebabkan kelelahan terus menerus, pusing, dan sakit kepala jika diterapkan dalam jangka panjang. 

Sampai sini, udah bisa membayangkan belum kondisi sangat tidak nyaman yang akan kita rasakan tanpa karbohidrat? 

Ga cuma itu, karbohidrat juga bisa secara langsung mempengaruhi bagian otak yang mengatur mood. Baik kelebihan maupun kekurangan karbohidrat, keduanya bisa menyebabkan kecemasan hingga depresi

Kalau karbohidrat menurut healthy friends hanya nasi, itu salah besar lho. Padahal bisa digantikan dengan kentang, umbi-umbian, jagung, bihun, dan mie.

Yakin gak mau makan bahan makanan itu seumur hidup kamu ? Udah yakin diet tanpa karbohidratnya menjamin penurunan berat badan terus stabil ?

Tau gak sih, sayuran dan buah juga mengandung serat yang merupakan polisakarida penyusun karbohidrat. Diet rendah atau bahkan tanpa karbohidrat yang di dalamnya termasuk kekurangan serat akan menyebabkan sembelit, perut kembung, dan nyeri perut.

Nah, kalau tanpa karbohidrat biasanya akan cenderung lebih terasa lapar. Pada akhirnya, healthy friends akan meningkatkan jumlah lauk yang bisa jadi memicu kelebihan lemak juga. Hal ini bisa menyebabkan kenaikan kolesterol yang merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke

Wah, semoga healthy friends bisa lebih bijak ya memilih metode diet terbaik untuk memperoleh berat badan ideal tanpa memperberat kerja organ tubuh lainnya.

Kalau konten ini bermanfaat jangan lupa dibagikan kepada orang-orang yang Anda sayangi ♡
WhatsApp
Facebook
Twitter
Telegram
Ulfa Dzakiyyah Al-istiqomah, S.Gz.

Ulfa Dzakiyyah Al-istiqomah, S.Gz.

Konsultasi Sekarang

Kategori

Populer

Konsultasi

Tes Resiko Penyakit

TikTok Feeds

Copyright © 2024 The Doctor Diet | All Rights Reserved