Setiap Hari Olahraga, Kok Kolesterol Masih Tinggi Aja ?

Ngomong-ngomong tentang olahraga, seberapa banyak sih healthy friends yang masih tetap rajin berolahraga di antara kaum rebahan ? Kalo kamu salah satunya, kamu keren!

Olahraga memang baik untuk meningkatkan metabolisme dalam tubuh. Tapi, ga menjadi satu satunya jaminan bahwa tubuh seseorang itu sehat secara menyeluruh.

Duh, iya nih, udah olahraga masa kolesterol masih tinggi tuh kenapa ya?

Pemikiran seperti itu mungkin pernah sesekali terlintas di pikiran healthy friends. Untungnya, kali ini kita akan kupas mengenai kegalauan kalian nih!

Jadi gini, kolesterol tinggi bisa karena beberapa hal, misalnya banyaknya lemak dalam tubuh, kurang berolahraga, atau salah pilih makanan. Jadi kalau sudah rajin olahraga dan berat badan termasuk dalam kategori normal, mungkin saja yang perlu diperbaiki adalah kesalahan dalam memilih jenis dan takaran makanannya.

Kita jangan terpaku pada pengaturan jumlah makanan saja, tetapi kandungannya pun harus diperhatikan. Setiap jenis makanan yang dimakan dalam jumlah sedikit menurut persepsi kita sebagai orang awam, bisa saja memicu peningkatkan kolesterol dalam darah. Sumber yang bisa jadi pemicu kenaikan tersebut, diantaranya adalah gorengan, otak, jeroan, kuning telur, dan junk food.

Gak jarang sih, kita terkecoh dengan pernyataan yang tertulis di label makanan atau minuman yang dengan gamblang menyebutkan menyatakan low cholesterol atau no cholesterol.

Mungkin memang benar kandungannya rendah atau tidak ada kolesterol sama sekali, tetapi masih ada kemungkinan mengandung lemak jahat. Kandungan lemak jahat yang terdiri dari saturated fat atau lemak jenuh dan trans fat atau lemak trans yang ada dalam makanan dan minuman tersebut, bisa membuat kadar kolesterol kita naik.

Hati-hati ya, bukan cuma makanan loh! Minuman yang diolah dengan susu full cream atau heavy cream, maupun jenis krim lainnya juga bisa memicu kolesterol tinggi.

Jadi, kolesterol itu ga selalu dari makanan laut seperti udang, cumi , dan kerang atau makanan berminyak dan berlemak yang memang terlihat nyata itu sumber kolesterol. Ternyata, konsumsi gula berlebihan dari makanan dan minuman pun bisa secara tidak langsung meningkatkan kolesterol dalam darah karena adanya disregulasi metabolisme lipid. Bahkan berisiko terkena diabetes mellitus, penyakit hati dan penyakit jantung.

 Nah, sekarang keputusan ada di tangan healthy friends. Tetap selektif dan bijak ya, healthy friends dalam mengelola asupan apa aja yang akan masuk ke dalam tubuh.

Kalau konten ini bermanfaat jangan lupa dibagikan kepada orang-orang yang Anda sayangi ♡
WhatsApp
Facebook
Twitter
Telegram
Ulfa Dzakiyyah Al-istiqomah, S.Gz.

Ulfa Dzakiyyah Al-istiqomah, S.Gz.

Konsultasi Sekarang

Kategori

Populer

Konsultasi

Tes Resiko Penyakit

TikTok Feeds

Copyright © 2024 The Doctor Diet | All Rights Reserved